Wednesday, November 21, 2018

Ngentot Dengan Tante Haus Sex

Cerita Dewasa-Waktu itu Mаtаhаri bеrѕinаr ѕаngаt tеrik hаri ini аku аdа kuliаh, rаѕаnуа udаrа ѕаngаt раnаѕ, ruаng kuliаh уаng biаѕаnуа ѕеjuk mеnjаdi tеrаѕа sangat panas.
“Wаh еnаknуа ѕеlеѕаi kuliаh реrgi refreshing,” рikirku.

Sеtеlаh kuliаh уаng mеmbоѕаnkаn ѕеlеѕаi, аku lаngѕung bеrаngkаt kе kawasan sekitar Kota,
“Sеhаriаn ѕuntuk mеndеngаrkаn dоѕеn bеrсеlоtеh, tарi ѕеtеlаh bеrаdа diѕini, аhh.. rаѕаnуа ѕеgаr ѕеkаli.”
Kunikmаti bеrjаlаn-jаlаn di Kota dаn tаnра tеrаѕа реrutku ѕudаh mеrаѕа lараr, аku bеrjаlаn mеnuju kе warung makan dipinggiran jalan, ѕеtеlаh duduk dаn mеmеѕаn mаkаnаn, tibа-tibа mаtаku tеrtuju kераdа beberapa оrаng Tаntе уаng bеrаdа diѕеbеrаng mеjаku.
“woo begitu menggairahkan,” рikirku.

Tuesday, November 20, 2018

Nafsu Birahi Yang Membara

Cerita Dewasa-Kejadian ini terjadi pada waktu aku melakukan pendakian gunung Lawu bersama teman-temanku. Lokasiku saat itu berada dekat base camp pertama kearah pendakian gunung Lawu. Aku sedang beristirahat sendirian disini. Tadi malam aku bersama teman-temanku 5 orang sudah melakukan pendakian menuju puncak Lawu dan telah berhasil mencapai puncak Lawu jam 6 pagi tadi.

Sekarang dalam perjalanan pulang, sementara teman-temanku sudah pada turun gunung semua. Kuputuskan untuk beristirahat sebentar di base camp pertama ini sambil mendirikan tenda, biar nanti agak sorean aku turun sendiri menuju pos kami yang dekat dengan rumah penduduk sekitar gunung Lawu ini.

Sore itu pukul 15.10 WIB, aku baru saja selesai menyeduh kopi instanku, ketika tiba-tiba dari arah semak belukar arah barat muncul 2 orang cewek dengan baju dan kondisi acak-acakan.


Cewek yang kutaksir berusia 18 tahun kelihatannya anak SMA, rambutnya pendek seperti aktris Agnes Monica. Sedangkan temannya yang satu berambut panjang sebahu mirip-mirip bintang sinetron Bunga lestari.

Saturday, November 17, 2018

Aku Ngentot Dengan Majikan

Cerita Dewasa-Aku dan Juragan Pertama aku kerja dan berangkat ke kota Jember tepatnya di perumahan daerah kampus. Aku terkagum-kagum dengan rumah juragan baruku ini, disamping rumahnya besar halamannya juga luas. Juraganku sebut saja namanya Pak Beni, Ia Jajaran direksi Bank ternama di kota Jember, Ia mempunya dua Anak Perempuan yang satu baru saja berkeluarga dan yang bungsu kelas 3 SMA namanya Kristin, usianya kira-kira 18 tahun. Sedangkan istrinya membuka usaha sebuah toko busana yang juga terbilang sukses di kota tersebut, dan masih ada satu pembantu perempuan Pak Beni namanya Bik Miatun usianya kira-kira 27 tahun.


Teman Kristin banyak sekali setiap malam minggu selalu datang kerumah kadang pulang sampai larut malam, hingga aku tak bisa tidur sebab harus nunggu teman Non Kristin pulang untuk mengunci gerbang, kadang juga bergadang sampai pukul 04.00. Mungkin kacapekan atau memang ngantuk usai bergadang malam minggu, yang jelas pagi itu kamar Non Kristin masih terkunci dari dalam. Aku nggak peduli sebab bagiku bukan tugasku untuk membuka kamar Non Kristin, aku hanya ditugasi jaga rumah ketika Pak Beni dan Istrinya Pergi kerja dan merawat tamannya saja.

Thursday, November 8, 2018

Aku Gadis Binal

Cerita Dewasa-Umurku 22 tahun dengan bibir tipis dan paras cantikku banyak laki laki yang menggodaku jika aku berjalan sendiri, sampai dalam angkutan umum aku sering dilihati dan menjadi perhatian para pria, bisa dibilang tubuhku seksi dengan pantat yang kencang dan buah dada yang montok. Dengan kulit putih dan dada yang tidak terlalu keci dan tidak terlalu besar disertai puting berwarna coklat kemerahan, menurutku lumayan bisa bikin mata pria berpaling ke arah payudaraku apalagi melihat dengan telanjang tanpa di tutupi bra.


Aku punya suatu kisah yang aneh, yang jarang ada cewek yang berani kaya Aku. Aku suka mengekspose tubuh Aku, biasanya Aku ngelakuin dengan sengaja tanpa memakai bh dengan baju kaos yang longgar dan tipis atau dengan rok mini tanpa cd.. Aku sendiri merasa aneh dengan kesenangan Aku ini.. tapi karena Aku have fun dengan semua ini.

Monday, October 8, 2018

Berdua Antara Aku Dan Indah Adik Iparku

Cerita Dewasa-Tersayang. Aku masih ingat kejadian pada waktu itu tepatnya 20 November 2017. Aku mengantarkan adik iparku (panggil saja namanya Indah) untuk mengikuti test di sebuah perusahaan di kota Surabaya. Rumah kami lumayan jauh dengan perusahaan tempat Indah mendaftar. Aku masih tinggal bersama dengan mertuaku.


Saat Indah memasuki ruangan test di perusahaan tersebut, dengan setia aku menunggu dia di lobi perusahaan tersebut. Hampir dua jam aku menunggunya, akhirnya Indah keluar dari ruangan test dan kemudian menghampiriku di lobi. Aku bertanya padanya,Cewek Mesum
“Gimana Indah kamu bias menjawab semua pertanyaannya?”
“Oh bias mas” jawabnya.
“Ya udah kalau gitu kita pulanga yuk” ajakku.
“Tapi sebelumnya kita cari makan siang dulu aku laper sekali” kata Indah.
“Oke” jawabku.
Setelah selesai makan kami berniat melanjutakan perjalanan pulang. Di tengah perjalanan Indah mengeluh kalau badannya agak lemas dan mengeluarkan keringat dingin.
“Kamu kenapa Dah, kog kelihatannya pucat sekali?” tanyaku penasaran.
“Kayaknya aku masuk angin deh mas” jawabnya. Mendengar jawaban itu aku jadi bingung harus berbuat apa.
“Kita beli obat dulu ya, kamu biasanya minum obat apa?” tanyaku bingung.
“Biasanya sih aku dikerokin mas kalau udah kayak gini” jawabnya sambil mengelus-elus leher belakangnya. Mendengar jawabnya lagi aku semakin tambah bingung.
“Ya udah kita cari losmen dulu aja buat ngerokin kamu” kataku dan Indah pun mengangguk tanda setuju.

Thursday, October 4, 2018

Desakanku Yang Menjadi Nikmat

Cerita Dewasa-Pemilu 7 Juni 2004, yang baru saja lewat bagi sebagian orang kesannya penuh nuansa politis. Tetapi bagi saya, kesan sangat jauh berbeda, bahkan tidak akan pernah terbayangkan akan bermakna demikian dalam bagi saya pribadi. Kesan yang penuh sensualitas dan menggairahkan.
Saat itu, 7 Juni, rumah saya sedang sepi. Maklum pemilu, padahal biasanya ramai sekali. Satu rumah dihuni tujuh orang, ayah, ibu, kakak laki-laki saya yang masih kuliah, saya sendiri SMA kelas tiga, baru saja selesai Ebtanas dan lulus. Kemudian adik perempuan saya kelas lima SD, lalu sepupu laki-laki saya kelas dua SMP dan pembantu satu orang. Oh iya, panggil saja saya Nita, asli Tolaki.


Jadi pada saat pemilu rumah yang berada di kawasan Perumahan Pemda Kampung Kemah Raya, Kendari jadi sepi sekali. Ayah ke Kolaka, mengurus pemilu di sana, kebetulan juga beliau caleg untuk daerah tersebut. Kakak saya jadi pengawas pemilu untuk UNFREL Kendari, ibu saya jadi panitia pemilu lokal kawasan Kemah Raya. Pembantu dan adik, disuruh bantuin ibu mengurus konsumsi. Praktis yang jaga rumah, saya dengan sepupu saya yang bernama, Rangga. Saya belum ikut memilih, belum cukup umur, baru 16 tahun lebih dua bulan. Saya dengan Rangga sangat akrab, habisnya dia ikut dengan keluarga saya sejak masih kelas satu SD, dan selalu menjadi teman main saya.
Senin itu, 7 Juni 2004, badan saya pegal sekali, selesai ngepel dan membersihkan rumah. Dan seperti biasa saya kepingin dipijitin. Biasanya sih oleh ibu, dan Rangga juga, habis dari kecil saya sudah biasa menyuruh dia. Karena agak pegal, saya panggil saja Rangga untuk mijitin, Rangga nurut saja. Saya langsung berbaring telungkup di karpet depan TV, dan Rangga mulai memijit tubuhku. Asyik juga dipijit oleh Rangga, tangannya keras sekali, punggungku jadi fresh lagi.
“Duh, Rangga, mijitnya yang lurus dong, jangan miring kiri miring kanan..”, kataku.
“Abis, posisinya nggak bagus kak”, jawabnya.
“Kamu dudukin aja paha Kak Nita, seperti biasa”.
“Tapi, kak..”.
“Alah.., nggak usah tapi, biasanya kan juga begitu, ayo..”, Saya tarik tangan Rangga memaksanya untuk duduk di pahaku, seperti kalau dia memijit saya pada waktu-waktu kemarin.
Rangga akhirnya mau, duduk dan menjadikan kedua pahaku dekat pantat sebagai bangkunya, dan mulai lagi ia memijit sekujur punggungku. Tapi, pijitan agak lain, makin lama makin saya rasakan tangannya agak gemetaran dan nafasnya agak ngos-ngosan.
“Kamu kenapa Rangga, capek atau sakit..?”, tanyaku.

Tuesday, October 2, 2018

Akibat Ingin Menjadi Model

Cerita Dewasa-Lisa baru saja selesai mandi pagi, tubuhnya kini terasa segar. Senin pagi ini ia harus menemui pak benny ketua jurusan fakultas hukum di kampusnya. Dia berusaha memakai pakaian serapih mungkin, diluar kebiasaanya setiap ke kampus yg selalu memakai pakaian casual.
Lisa sudah menduga cepat atau lambat ia akan dipanggil oleh fihak kampus berkaitan dengan gambar gambarnya yg dimuat di subuah majalah khusus pria.


Biaya kuliah saat ini sangat mahal, apalagi usaha orang tuanya agak tersendat sehingga otomatis aliran uang pun tersendat. Beruntung seorang kawan menawarinya pekerjaan menjadi model di sebuah majalah khusus pria dewasa, syaratnya tentu saja harus berani tampil hot.
Lisa menerima tawaran itu dan gambarnya pun kerap menghiasi majalah pria dewasa, uang yg diterima nya pun cukup lumayan. Namun meski begitu, tetap saja penghasilannya belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan hidup dan kuliahnya , oleh karena itu di waktu luang ia juga menjadi “escort”.